MENYONGSONG KEHADIRAN UNIVERSITAS DHARMA ANDALAS (UNIDHA) -->

MENYONGSONG KEHADIRAN UNIVERSITAS DHARMA ANDALAS (UNIDHA)

Jumat, 28 Maret 2014

Upaya peningkatan kualitas mutu dan pendidikan di STIE Dharma Andalas tampak menunjukkan peningkatan yang positive, sesuai dengan visi nya yaitu “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Hal ini terlihat dengan dibangunnya gedung C  yang bertujuan untuk menunjang proses perkuliahan. Untuk Tahap awal gedung yang akan digunakan pada semester depan ini, direncanakan akan beroperasi 1 lantai saja dari 4 lantai yang akan dibangun nanti. 1 lantai ini terdiri dari 12 lokal saling berlawanan, 6 lokal didepan dan 6 lokal dibelakang.

Pembangunan Gedung C sekaligus juga untuk menyongsong perubahan status STIE Dharma Andalas menjadi Universitas Dharma Andalas (UNIDHA). UNIDHA yang direncanakan dibuka untuk tahun ajaran mendatang dengan penambahan 11 jurusan diantara nya S1 akuntansi, S1 farmasi, S1 teknologi industri pertanian, S1 matematika, S1 peternakan, S1 sistim informasi, S1 sastra inggris, S1 teknik mesin, S1 teknik sipil, S1 ilmu hukum, S1 ilmu komunikasi. Sesuai dengan proposal yang telah diajukan, pihak DIKTI direncanakan akan melakukan peninjauan pada april mendatang. Yang mana kedatangan mereka untuk menilai seberapa siapkah kampus kita menyongsong perubahan tersebut.

Penilaian terdiri dari sarana dan prasarana untuk proses belajar mengajar, sarana dan prasarana kemahasiswaan, ketersediaan lahan untuk pembangunan kedepan, ketersediaan SDM dosen dan tenaga pendidikan, dan kelengkapan sarana seperti perpustakaan, laboratorium, dll. Setelah lolos penilaian nantinya, barulah DIKTI akan mengeluarkan izin dengan memenuhi berbagai persyaratan. Setelah lengkap  seluruh persyaratan, pihak DIKTI akan memberikan izin penyelenggaraan dan UNIDHA resmi berdiri.

Yang menjadi masalah dalam hal ini dimana kita sama-sama tau kampus kita sangat minim dengan fasilitas yang ada. Dengan ditambahnya gedung C yang hanya bisa digunakan satu lantai, dirasa tidak akan bisa menyelesaikan masalah jika kita mengingat selama ini kita sangat kekurangan ruang kelas untuk perkuliahan.  Apalagi UNIDHA nanti akan menambah 11 jurusan.

Untuk menyiasati hal ini, pihak kampus akan melakukan kerjasama dengan beberapa instansi pendidikan dalam hal peminjaman fasilitas ruang perkuliahan.  Diantaranya yaitu SMK 1 Muhamadiah, FEKON UNAND jati dan masih banyak lagi. “Dikarnakan ruangan perkuliahan terbatas, dan mahasiswa akan ditempatkan dimana nantinya. Untuk itu kita telah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi pendidikan. Tapi untuk fakultas Ekonomi masih tetap disini, jadi mahasiswa yang sudah ada sekarang tidak perlu takut akan dipindahkan. Hal ini akan berlangsung menjelang gedung C  4 lantai selesai dan pembangunan gedung untuk tanah kita di Limau Manis”,  tutur Ibu Yovina selaku pembantu ketua. 

Persiapan lain yang sudah disiapkan kampus yaitu dengan sudah direkrutnya dosen yang akan mengajar  dijurusan baru nanti. Sosialisasi telah dilakukan oleh pihak kampus, baik itu sosialisasi kepada para dosen dan karyawan maupun sosialisasi kepada mahasiswa. Untuk sosialisasi kepada mahasiswa diahadiri oleh beberapa perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sabtu (22/03) lalu. Sosialisasi ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan UNIDHA kepada dosen, staf kampus dan mahasiswa. UKM kampus yang terdiri dari BEM, DLM, UKPM Galang, UKM FSI, UKM MAPALA, UKM KRESS nantinya juga akan berubah status yang dulu hanya UKM perwakilan jurusan ekonomi, sekarang sudah beralih menjadi UKM perwakilan Universitas.

Dalam hal ini, bisa dikatakan persiapan STIE sudah rampung untuk menjadi Universitas. Yang menjadi penentu adalah tinjauan DIKTI nanti yang akan menilai dan memberikan izin apakah kita pantas menyongsong perubahan tersebut.  Apakah UNIDHA akan terealisasikan sesuai dengan rencana pihak kampus?? 

Reporter : MG/013/001