Cegah Pandemi Corona, Sudah Perlukah Wilayah Sumbar Dilakukan Lockdown? Apa itu Lockdown?

Cegah Pandemi Corona, Sudah Perlukah Wilayah Sumbar Dilakukan Lockdown? Apa itu Lockdown?

Selasa, 17 Maret 2020

sumber : BBC.com



Ditengah ramainya diperbincangkan masalah global virus corona membuat banyak negara memberlakukan berbagai kebijakan, salah satunya lockdown, kebijakan yang sudah diterapkan di beberapa negara sejak mewabahnya virus corona hingga saat ini, keputusan lockdown yang sudah diberlakukan di beberapa negara ini dibuat juga guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona yang lebih luas.

Namun sebenarnya apakah itu lockdown dan bagaimana hal tersebut bisa diterapkan pada suatu wilayah? Dikutip dari kompas.com, berdasarkan Cambridge, lockdown adalah sebuah kondisi penguncian diri yang dimana tidak membolehkan seseorang masuk maupun meninggalkan sebuah bangunan atau wilayah tertentu dengan bebas. Kebijakan ini biasanya dapat diterapkan apabila keadaan suatu negara itu sudah terjadi sangat darurat.

Virus corona yang menyebar dengan cepat membuat pemerintah diberbagai negara harus mengeluarkan keputusan lockdown ini. Langkah ini awalnya diambil oleh pemerintah kota Wuhan, Tiongkok, yang merupakan tempat awal berasalnya penyebaran virus ini. Seiring dengan bertambahnya kasus virus corona, maka bertambah juga negara yang menerapkan kebijakan lockdown diantaranya negara Filiphina, Irlandia, Prancis, Denmark, dan Italia.

Kebijakan lockdown ini tidak hanya berlaku pada tingkat negara, melainkan juga bisa hanya berlaku pada suatu wilayah tertentu, seperti kota. Seperti halnya Sumbar, yang akhir-akhir ini tercatatat 117 orang termasuk kedalam ODP (Orang Dalam Pengawasan) virus corona dan kemungkinan akan terus bertambah. Dengan semakin bertambahnya ODP yang tercatat suspect virus corona, membuat lembaga-lembaga pendidikan, maupun instansi  dan kampus-kampus menerapkan sistem pembelajaran online/daring.

Adapun juga kebijakan lockdown ini termasuk dengan tidak beroperasinya berbagai transportasi umum diwilayah itu, langkah ini diambil untuk membatasi jarak setiap orang social distancing. akan tetapi belum nampak sepertinya wilayah sumbar meberlakukan kebijakan lockdown dengan menghentikan aktivitas transportasi umum. Menurut kalian perlukah sumbar melakukan lockdown dengan kebijakan yang lebih banyak lagi untuk mengatasi penyebarluasan masuknya virus corona ini? (Febry Dwi Arinda)