MendikbudDicariMahasiswa trending topik di media sosial

MendikbudDicariMahasiswa trending topik di media sosial

Rabu, 03 Juni 2020


Sumber : Google.com

Tagar #MendikbudDicariMahasiswa sedang trending di Twitter saat ini. Tagar ini menjadi viral karena unggahan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia (BEM SI) yang menantang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, sebagai wujud protes seluruh mahasiswa di Indonesia di dunia maya.

Tidak hanya itu, tagar #NadiemManaMahasiswaMerana dan #NadiemMendengar pun turut menyusul terhadap isu kali ini. Bukan tanpa alasan. Pandemi Covid-19 membuat dunia gelagapan. Banyak sektor dikorbankan demi kepentingan bersama. Pertumbuhan ekonomi menurun karena kurangnya permintaan memengaruhi finansial masyarakat, terkhusus bidang pendidikan. Demi menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya sebagai seorang pelajar (siswa dan mahasiswa), banyak orang yang mengorbankan uang, waktu, dan tenaganya hanya untuk menggunakan internet. Ada yang susah payah meminta atau meminjam uang hanya untuk membeli kuota internetnya, ada yang susah payah mencari tempat yang menyediakan internet, dan ada pula yang kesusahan karena sinyal di tempatnya tidak memadai. Begitu banyak pengorbanan yang dilakukan di masa ini. Imbasnya, ada beberapa kasus tak mengenakan yang melibatkan pelajar yang sedang berusaha mencari sinyal internet.

Tidak hanya sampai disitu, BEM SI juga mengajak Kemendikbud untuk membahas seputar isu pendidikan, termasuk biaya kuliah. Kini penggratisan kuota internet sudah dijalankan oleh beberapa kampus untuk memudahkan mahasiswanya dalam perkuliahan online. Mengikuti tagar #MendikbudDicariMahasiswa, sebagaimana kita tahu dikarenakan pandemi ini banyak profesi yang kurang laku dan berimbas pada berkurangnya pendapatan. Minimnya pendapatan ini menjadi salah satu faktor kenapa isu ini harus dibicarakan. Apalagi dikarenakan perkuliahan diadakan secara online maka otomatis para mahasiswa tidak menggunakan fasilitas kampus sebagaimana mestinya. Harusnya ada kemudahan di masalah biaya kuliah ini.

Aksi dari BEM SI ini patut didukung karena mewakili jeritan mahasiswa di tengah-tengah pandemi Covid-19. Kita tahu bahwa tidak hanya mahasiswa yang menerima imbas dari pandemi ini. Banyak sektor yang dipengaruhi. Namun, tidak adil rasanya jika memberatkan satu pihak. Dikarenakan pendapatan menjadi minim, bukankah patut untuk menstabilkan keuangan lainnya. (Muhammad Iqbal Rayskia)